Pemprov Bengkulu Salurkan Rp243 Juta untuk Anak Yatim pada Peringatan Nuzulul Qur’an

oleh -21 Dilihat

Bengkulu, – Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu, Sabtu (7/3). Kegiatan ini diisi dengan rangkaian ibadah, santunan sosial, serta ceramah agama yang mengingatkan umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama berbagai pihak menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim dengan total nilai Rp243.750.000 yang diberikan kepada 1.625 anak di wilayah Bengkulu.

Sebagai simbolis penyerahan bantuan, sejumlah perwakilan anak yatim dari berbagai sekolah diundang maju ke depan. Mereka di antaranya Biliyarta Bulan Tambunan (SD Negeri 43 Tanah Patah), Fatah Bagaskara (SD Negeri 77 Padang Serai), Aska Peranata (SD Negeri 78 Betungan), Zalbi Onasahbetra (SD Negeri 67 Surabaya), Dairi Ghazia Aljanadi (SD Negeri 19 Padang Serai), Helsa Oktari Fatona (SMP Negeri 5 Pagar Dewa), Penti Amri Bryani (SMP Negeri 24), Marcelo Infadilo (SMP Negeri 3 Tengah Padang), Tri Bintang Dharma Wijaya (SMK Negeri 2), Dina Triana (MTs Negeri 1), Zahar Zahra Akhila, Nikita Nia, serta Agnes.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta dengan total bantuan Rp84.000.000 yang diberikan kepada dua orang ahli waris, yakni Hartani dan Rina Maryanti.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyaluran zakat mal dari Ferdinand Janin kepada Baznas Provinsi Bengkulu sebesar Rp249.000.000 yang akan disalurkan kepada tujuh tempat yang telah ditentukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia.

“Al-Qur’an adalah penunjuk jalan hidup bagi umat manusia. Kitab suci ini memberikan petunjuk agar kita meraih kesuksesan dalam kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Gubernur Helmi Hasan.

Ia juga menyampaikan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan beragama, tetapi juga dalam membangun keluarga dan menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Nuzulul Qur’an menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Di penghujung acara, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa yang disampaikan oleh Ustaz Zulkarnaen.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Zulkarnaen menekankan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang memberikan petunjuk bagi manusia dalam menjalani kehidupan yang baik dan penuh keberkahan.

“Al-Qur’an tidak diturunkan untuk menyusahkan manusia, tetapi sebagai petunjuk, rahmat, dan obat bagi orang-orang yang beriman. Melalui Al-Qur’an kita diajarkan untuk membedakan antara yang benar dan yang salah dalam kehidupan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya kepedulian sosial sebagai bagian dari ajaran Islam.

“Al-Qur’an mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama, terutama kepada fakir miskin dan anak yatim. Ketika nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan, maka akan terwujud masyarakat yang religius, damai, dan sejahtera,” tutupnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini diharapkan dapat memperkuat keimanan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bengkulu, khususnya pada bulan suci Ramadan.(Feri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.