Bengkulu, – Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, SE, MM, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Pondok Pesantren (Ponpes) Pancasila Kota Bengkulu, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Ponpes Pancasila Kota Bengkulu, KH M. Sahri, SH, MH, serta PPK Sanitasi Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kementerian Pekerjaan Umum, Reka Yuliana.

Dalam kesempatan itu, Erna Sari Dewi atau yang akrab disapa ESD menyampaikan bahwa Ponpes Pancasila menjadi salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang mendapatkan program pembangunan sanitasi dari pemerintah pusat melalui aspirasi yang diperjuangkannya di Komisi V DPR RI.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Aspirasi Masyarakat (Asmas) yang juga merupakan bagian dari kegiatan MPR RI. Sebelumnya telah diajukan proposal pembangunan sanitasi untuk Ponpes Pancasila. Alhamdulillah, lokasi pembangunan sudah diverifikasi dan dalam waktu dekat akan ditandatangani oleh Ditjen untuk segera direalisasikan,” ujar ESD.
Mantan Ketua DPRD Kota Bengkulu tersebut menjelaskan bahwa pembangunan sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pesantren yang sehat, nyaman, aman, dan bersih bagi para santri.
Menurutnya, pada tahun 2026 terdapat 19 pondok pesantren di Provinsi Bengkulu yang mendapatkan program serupa. Ponpes Pancasila menjadi salah satu penerima bantuan karena telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
“Bantuan yang diberikan berupa pembangunan satu paket gedung sanitasi dengan enam bilik toilet. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan pesantren dan mendukung kesehatan para santri,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Ponpes Pancasila, KH M. Sahri, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Erna Sari Dewi kepada dunia pendidikan pesantren di Bengkulu.
“Kami merasa bangga dan terharu atas kehadiran Ibu Erna Sari Dewi di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR RI. Bantuan program sanitasi ini sangat kami butuhkan agar lingkungan pesantren menjadi lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi para santri,” ungkapnya.
PPK Sanitasi Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kementerian PU, Reka Yuliana, menambahkan bahwa pembangunan sanitasi tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026 melalui dana APBN atas usulan yang diperjuangkan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi.
“Program ini telah masuk dalam perencanaan tahun 2026 dan diharapkan dapat segera dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para santri dan pengelola pesantren,” tutup Reka.(Feri)








